Adapun ia
Kasih tak berharga
Tak berpaut sendirian
Sapa tak bersahutan
Sesekali jengah ke hati
Sendiri jauh menyendiri
lalu kau namakan
satu sandiwara
Sebuah sampan
hanyut di lautan sepi
Terumbang-ambing
dipukul ombak yang tinggi
Lemas hingga sesaknya nafas
menanggung rindu
Alam kurasa sepi
tanpa cintamu
malam tiada cahaya
masih mau jua
menumpamg di sudut hati
Pada Tuhan aku berserah
Mahuku kau kecapi bahagia
duniamu damai sejahtera
dariku
pencinta yang setia
No comments:
Post a Comment