Monday, December 21, 2009

Lupa

biar saja
kau lupa
malah kau tetap
melihat dirimu
di bawa arus
ke satu arah
yang bukan hala tujumu

berteman sajalah engkau
dengan kepura-puraanmu
kau yang mengekang airmata
sedihnya tertanam di hatiku

kerutkan wajahmu
duhai sayangku
menangislah lagi
kali ini sepuasmu
biar berulang-ulang
perit pekik kita
kerana pintu itu
pastikan terbuka

rinduku
doa buatmu

Tak Bersih

Mengapa tiba-tiba
aku terdampar
di pantai
yang penghuninya
memakan
dari pendapatan
yang tak bersih

lalu bengkak
usus-usus mereka
merening di perut
mengalir nanah
dari pusatnya
membawa merah
ke muka mereka

tidakkah mereka tahu
Tuhan melihat
segala perbuatan mereka
yang jelas
atau yang tersembunyi