Saturday, December 27, 2008

Lakaran Realiti

Janganlah kau ulangi berkali-kali
Sebenarnya sudah terbukti kini
Aku tidak bermimpi atau lupa diri
Rasa dan anggaranku hampir realiti

Bila terbentang lukisan ini
Segala kisah yang kau lalui
Yang lakarannya di hatiku selama ini
Bukan ia kebetulan ataupun misteri

Aku tak takut menangis lagi
Biar cintaku tak kau hargai
Di depanku kebenaran jelas berdiri
Kubawa kau dapat syufaat nabi

Duhai Nabi Kekasih Abadi
Kubawa ini wanita pekerti
Sambutlah salamnya berakhirlah sepi
Tempatkan dia bersama mereka yang suci

Saat inilah ketikanya kasih
Akukan pergi, hati tak tersisih
Ketika sejahteramu di kandung Kekasih
Akukan melangkah tanpa sedih

No comments: