Jauh
Di rimba
Di dalamnya
Ada hati yang hiba
Menanti yang tiada
Menunggu yang tak tiba
Hanya terpandangnya
Bagaikan bersama
Sentiasa
Di sini
Dalam kepanasan kota
Kusahut suaranya
Biar berdarah
Lukanya tetap ada
Untukku nyatakan
Sememangnya, sebenarnya
Aku tetap ada
Dan ianya benar belaka
Sungguh, tanpa dusta
Kebenaran ini
Tak terlintasku dustakan
Kerna ianya nyata
Biar seumur hidupku
Berendam airmata
No comments:
Post a Comment